Bacaan Doa & ShalawatKajian Umum

Doa Sujud Subhana Rabbiyal A’la Wabihamdih

Bahasaarab.ahmadalfajri.comDoa Sujud Subhana Rabbiyal A’la Wabihamdih 

Doa Sujud Subhana Rabbiyal A'la Wabihamdih
Doa Sujud Subhana Rabbiyal A’la Wabihamdih

Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang doa yang dibaca dalam shalat pada saat sujud.

Sebagaimana sudah kita pahami bahwa salah satu rukun dalam shalat adalah melaksanakan sujud.

Gerakan sujud adalah menundukkan badan ke bawah di mana anggota sujud yaitu jidat, 2 telapak tangan, 2 dengkul kiri dan jari-jari kaki menempel pada lantai.

Dan posisi kepala saat itu lebih rendah dari posisi bokong.

Maka setiap shalat yang dilaksanakan tanpa ada gerakan sujud maka shalat itu adalah tidak sah.

Shalat yang tidak menggunakan sujud dan rukuk hanyalah shalat jenazah.

Bagaimana Bacaan Doa Sujud dalam Sholat?

Lalu, dalam sujud tersebut Apa yang harus kita baca dan kita ucapkan?

Adapun Bacaan yang dibaca dalam sujud adalah dzikir yang telah diajarkan oleh Rasulullah.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ‎

Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi

Artinya, “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya”.

Berapa Kali Dibaca dalam Sujud?

Bacaan subhanal rabbiyal A’la wabihamdih dalam sujud, minimal adalah satu kali agar mendapatkan sunnah.

Namun lebih sempurna jika Diulangi bacaannya sebanyak tiga kali.

Hal ini sebagaimana penjelasan Syekh Nawawi Al Bantani dalam kitab nihayatul Zain.

Tapi, jika shalat yang dilakukan adalah berjamaah dan dihadiri oleh jamaah khusus, maka disunahkan untuk membaca subhanal rabbiyal A’la wabihamdih sebanyak 5 kali, tujuh kali, 9 kali, atau 11 kali.

Hukum Membaca Subhana Robbiyal A’la wa Bihamdihi?

Bacaan subhanal rabbiyal A’la wabihamdihi dalam sujud hukumnya adalah sunnah.

Artinya, jika tidak dibaca maka shalat yang dilakukan tetap sah.

Tapi jika ditinggalkan, maka kita sudah meninggalkan pahala yang besar dari membaca dzikir tersebut.

Adakah Bacaan Doa Sujud Selain Subhana Rabbiyal a’la wa Bihamdihi?

Redaksi bacaan doa dalam sujud Subhana rabbiyal A’la wabihamdih adalah bacaan yang sudah sangat populer.

Meskipun begitu, ada juga redaksi doa sujud lainnya yang boleh kita gunakan.

Ada beberapa redaksi doa sujud yang boleh kita baca saat sujud yang disampaikan oleh Syekh Nawawi Al Bantani dalam kitab nihayatul Zain.

Pertama:

 اَللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ، تَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ‎

Allahumma laka sajad-tu wa bika aamantu wa laka aslam-tu. Sajada wajhii lilladzii khalaqohuu wa shawwarohuu wa syaqqo sam’ahuu wa basharahuu bi haulihi wa quwwatihi, tabaarokallahu ahsanul kholiqiin.

Artinya, “Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, kepada-Muaku beriman dan kepada-Mu lah aku menyerahkan diriku. Dan Engkaulah Rabb-ku. Wajahku bersujud kepada Dzat yang telah menciptakan dan membentuknya, maka baikkanlah bentuknya. Dan Yang telah menjadikan diriku mendengar dan melihat. Maka Maha Suci Allah, sebaik-baiknya pencipta”.

Kedua:

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ‎

Subbuhun quddusun rabbul malaa-ikati war ruuh.

Artinya, “Maha Suci, Maha Qudus (Maha Mulia), Rabb-nya para Malaikat dan Ruh”.

Ketiga:

اللهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ، وَجُلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّه‎ُ

Allahummaghfir lii dzanbii kullahu diqqahu wa jullahu wa awwalahu wa aakhirohu wa ‘alaaniyatahu wa sirrohu.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, yang sekecil-kecilnya dan yang sebesar-besarnya, yang pertama dan yang terakhir, yang terang-terangan dan yang tersembunyi.”

Keempat:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِعَفْوِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allahumma inni a’uudzu biridlooka min sakhootika wa bi ‘afwika min uquubatika wa a’uudzubika minka la uhshi tsanaa-an ‘alayka anta kama atsnayta ‘ala nafsika.

Artinya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan ridha-Mu dari murka-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dengan ampunan-Mu dari hukuman siksa-Mu. Dan, aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian atas-Mu sebagaimana pujian-Mu sendiri atas diri-Mu.”

Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang doa dzikir yang dibaca dalam sujud saat shalat. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker