Kajian Umum

Contoh Pidato Muhadhoroh Khoirunnas

Bahasaarab.ahmadalfajri.comContoh Pidato Muhadhoroh Khoirunnas

Contoh Pidato Muhadhoroh Khoirunnas
Contoh Pidato Muhadhoroh Khoirunnas

Untuk mampu berceramah atau berpidato diperlukan skill dan latihan.

Sebab ceramah atau pidato tidaklah sama seperti berbicara atau mengobrol seperti biasa.

Walaupun ngobrol dan pidato memiliki kesamaan yaitu sama-sama menggunakan verbal, tapi pidato sangat membutuhkan keahlian dan persiapan.

Tidak semua orang mampu berdiri dan berbicara di depan publik.

Walaupun orang tersebut merupakan orang yang banyak ilmu, tapi tanpa latihan dan kill maka akan kewalahan saat berdiri di depan umum.

Dan banyak fakta yang membuktikan bahwa tidak sedikit orang yang gemetaran saat sudah berada di atas podium, padahal sosok tersebut adalah sosok yang dikenal dengan kapasitas keilmuannya.

Kemampuan berpidato sangat dipengaruhi dengan teknik dan skill publik speaking.

Pada artikel kali ini, kami akan membagikan naskah pidato Islami dengan judul khoirunnas atau sebaik-baik manusia.

Anda dapat menggunakan contoh naskah pidato Islami ini sebagai bahan untuk latihan di rumah sebelum tampil di depan publik.

Tema Pidato: Khairunnas (Sebaik-baik Manusia)

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻓَﻀَّﻞَ ﺑَﻨِﻰ ﺁﺩَﻡَ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَﺍﻟْﻌَﻤَﻞِ ﻋَﻠَﻰ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻢِ

ﻭَﺍﻟﺼَّﻼَﺓُ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺳَﻴِّﺪِ ﺍﻟْﻌَﺮَﺏِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺠَﻢِ

ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ ﻳَﻨَﺎﺑِﻴْﻊِ ﺍﻟْﻌُﻠُﻮْﻡِ ﻭَﺍﻟْﺤِﻜَﻢِ.

ﺃَﻣَّﺎ ﺑَﻌْﺪُ

Kata-kata takzim dari kami kepada almukarrom pimpinan pesantren Darussalam.

Yang saya hormati para asatis dan asatidzah di pesantren Darussalam.

Dan yang saya banggakan, sahabat-sahabat seperjuangan para santri yang senantiasa istiqomah di jalan ilmu.

Terlebih dahulu marilah sama-sama kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kita, sehingga kita bisa berkumpul dan bemuwajahah di tempat yang insyallah penuh barokah ini.

Shalawat dan salam mari kita limpahkan kepada junjungan baginda Nabi kita, Nabi Muhammad SAW.

Hadirin yang Allah muliakan..

Sudah kita Maklumi bahwa manusia tercipta sebagai makhluk sosial.

Manusia adalah makhluk yang membutuhkan kepada lainnya.

Tidak ada manusia yang mampu melakukan dan mau sukseskan sesuatu tanpa dibantu oleh orang lain.

Banyak perkara di dunia ini yang harus dilakukan secara bersama-sama.

Hubungan ikatan antara manusia dengan manusia lainnya adalah fitrah dan sunnatullah.

Demikianlah. Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan.

Oleh sebab itu, syariat memerintahkan manusia untuk saling tolong-menolong dan Saling bantu membantu.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah:

خير الناس انفعهم للناس

Artinya:

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain..”

Jelas dalam hadis tersebut bahwa manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat kepada orang lain.

Manusia yang bermanfaat kepada orang lain diberi gelar sebagai khairunnas atau manusia terbaik.

Banyak jalan dan metode agar kita mampu meraih titel khairunnas.

Caranya sangat mudah yaitu dengan mengikuti teladan daripada Rasulullah.

Sebab Rasulullah sudah memberikan Uswatun Hasanah kepada umatnya.

Mengikuti gerak-gerik Rasulullah akan membawa kita kepada satu gelar yaitu khairunnas.

Di antara teladan yang ditunjukkan oleh Rasulullah adalah anjuran untuk melakukan Amar ma’ruf nahi mungkar dan saling nasehat menasehati.

Dalam Alquran surat Ali Imran ayat 104, Allah berfirman :

ﻭَﻟْﺘَﻜُﻦ ﻣِّﻨﻜُﻢْ ﺃُﻣَّﺔٌ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮِ ﻭَﻳَﺄْﻣُﺮُﻭﻥَ ﺑِﺎﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ ﻭَﻳَﻨْﻬَﻮْﻥَ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤُﻨﻜَﺮِ ۚ ﻭَﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﻔْﻠِﺤُﻮﻥ

Artinya:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Dalam kitab Tanwirul Qulub, Syekh Salamah Al Azmi menerangkan bahwa Amar ma’ruf nahi mungkar adalah salah satu kewajiban terbesar dalam syariat Islam.

Hadirin yang Allah muliakan..

Menjadi manusia terbaik adalah cita-cita ideal yang harus dimiliki oleh seluruh umat manusia.

Dan salah satu yang dapat menghantarkannya adalah dengan cara menjadi manusia yang bermanfaat sebagaimana yang telah disebutkan.

Semakin kita bermanfaat, maka kita akan semakin baik.

Begitu pun sebaliknya, semakin kita tidak bermanfaat dalam arti malah memberi mafsadat, maka kita akan semakin buruk dan jauh dari derajat manusia terbaik.

Di era teknologi informasi sekarang, kita akan sangat gampang untuk menjadi manusia terbaik atau manusia terburuk.

Manusia terbaik dari sudut pandang teknologi modern adalah yang mampu menyampaikan pesan-pesan kebaikan menggunakan media teknologi.

Adapun manusia terburuk adalah manusia yang menggunakan media sosial sebagai alat untuk berbuat sesuatu yang dilarang oleh syariat seperti menghina dan membongkar aib orang lain.

Hadirin yang dirahmati Allah

Oleh sebab itu, Pergunakanlah media sosial sebagai alat atau sarana kita meraih gelar titel khoirunnas manusia terbaik.

Waspadailah dan hindarilah media sosial yang dapat menjerumuskan kita ke dalam lobang seburuk-buruk manusia.

Pergunakanlah media sosial untuk memberikan informasi-informasi bermanfaat kepada orang lain.

Hindarilah memposting sesuatu di media sosial yang sifatnya hoax atau belum terverifikasi secara pasti.

Semuanya adalah merupakan bagian dari fenomena sosial yang ada di sekitar kita.

Dan tentu orang terbaik adalah ia yang memberi kemanfaatan.

Oleh sebab itu, kita tentu mesti selektif. Dan memilih jalan kebaikan dalam setiap situasi dan kondisi apa pun.

Sebab, kebaikan yang kita pupuk, meski sekecil apapun, akan mengantarkan kita menuju derajat manusia terbaik.

Dalam hal ini, semua akan selaras dengan konsep takwa yang ditekankan oleh agama.

امتثال أوامر الله واجتناب نواهيه

Artinya:
“Menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya.”

Dan kita mesti ingat, bahwa takwa adalah jalan kemuliaan. Allah SWT berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺃَﻛْﺮَﻣَﻜُﻢْ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﺗْﻘَﺎﻛُﻢ

Artinya:
“Sesungguhnya yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling takwa di sisi Allah” (QS. al-Hujarat: 13)

Semoga kita senantiasa ada dalam kebaikan. Dan mampu istiqomah di jalan takwa untuk menggapai derajat khairunnas yang kita cita-citakan.

العفو منكم

والله الموفق الى اقوم الطريق

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang Contoh Pidato Muhadhoroh Khoirunnas. Semoga bermanfaat dan terima kasih

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker